Oh

funny-heart-broken-quoteIni bukan karena saya malas bikin judul, justru dua huruf yang membentuk suatu kata yang memiliki begitu banyak makna di masyarakat ini dulu saya gunakan sebagai kode dengan mantan saya (iya, mantan) kalau ada sesuatu yang harus kita bahas lebih lanjut suatu hari nanti, misalnya dalam sebuah percakapan:

+ eh tiba-tiba dia sms ngajak main

– kamu bilang apa?

+ “aku selo weekend”

– oh

atau contoh lain yang lebih menyeramkan seperti ini:

+ aku kok capek ya, nanti malam dicancel dulu gimana?

– oh

atau bahkan sampai yang seperti ini:

+ aku pulang dulu ya

– oh

Itulah dia, dua kata dengan beribu makna. Teman-teman saya mengenal saya sebagai orang yang sangat serius tidak pandai bicara di kalangan wanita (silahkan diklarifikasi), untuk ngomong dengan EYD saja saya susah, apalagi kalau main kode-kodean seperti ini. Sempat timbul beberapa pertanyaan yang kemudian saya utarakan, kenapa tidak langsung bilang saja, saya pun orang yang tidak masalah apabila kena marah, justru disitu saya bisa melakukan koreksi terhadap kesalahan yang saya lakukan (ini berlaku secara umum), dan jawabannya sungguh sangat menjebak,

“aku nggak bisa marah kalau sama kamu”.

Pengalaman saya 12 tahun sebagai anggota pramuka ditambah 5 tahun berteman sama Igha yang kadang ngomongnya kayak knalpot motor 2-tak ternyata masih belum mampu menerjemahkan kode yang satu ini. Karena marah tidak bisa, tapi ngajak sudahan bisa.

– kita beda

+ oh

Advertisements

6 thoughts on “Oh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s